Moetan
Oshimeter
Synopsis
Ink Nijihara is a girl in high school. Unfortunately her crush Nao Tezuka barely recognizes her. To make matters worse, she is very short. Now Ink meets a duck and becomes a "mahou shoujo" and teaches Nao english in disguise.
Episode Guide
Characters
Ink Nijihara
Seventeen-year-old magical girl, Ink Nijihara, tutors Nao, secretly pines for him, and excels at English.
Sumi Kuroi
Spoiled, rich 17-year-old Sumi rivals Ink for Nao's affection, later finding love with magical partner Ka-kun.
Tomatsu Haruka
Ah-kun
A magical kingdom magician, taking a duck form in the human world.
Onosaka Masaya
Alice Shiratori
Mysterious magical girl and pop idol, Alice harbors resentment towards Ah-kun.
Nazuka Kaori
Ka-kun
Cat-like magician, Sumi's partner, secretly harbors romantic feelings for her.
Hiyama Nobuyuki
Nao Tezuka
Mio's older brother, liked by Ink and Sumi; he reciprocates Ink's feelings.
Ueda Yuuji
Na-kun
Na-kun, a shaking stuffed rabbit, secretly a girl resembling Sumi and Ink, is Alice's partner.
Kaneda Tomoko
Community Feed
Loading…
Lucu banget, emang udah kebiasaan sama ciri khasnya si Sumi belajar seadanya. Kalau ketiduran, dikeplak pakai sandal sama Ruriko. Emang lucu banget dan kocak banget. Overall puas banget karena banyak additional cerita yang pas buat penutupnya. Bener-bener konsisten sampai akhir.
Kekonyolannya tuh nggak pernah gagal. Emang unik banget dah si Ink sama Sumi disatukan. Mana Karks juga malah amaze sama tingkah konyolnya Sumi. Emang duo yang meresahkan. Tapi overall episode ini fun banget, damai banget, dan yap, kocak banget.
Bisa-bisanya Sumi molor di saat genting. Mana mikirnya makanan lagi, kocak banget. Dibangunin susah banget, jadinya disumbat hidungnya, wakaka. Terus juga episode ini epic banget lah. Puas banget nontonnya, tapi gara-gara dibilang masih to be continued, jadi kalau nggak nonton 2 episode terakhir pasti bakal nyesel karena penasaran.
Ink-chan kelihatan dewasa banget di sini. Tatapannya itu lho, kayak proud dan hangat banget ke Sumi. Biasanya dia memang kelihatan begini, cuma kadang masih kelihatan kocak. Tapi di episode ini dia kelihatan kalau emang lebih dewasa dibandingkan dia yang biasanya.
Episode ini full dengan fanservice ya menurut aku, tapi di sini itu komedinya dapat dan untuk ceritanya juga ringan, nggak berat. Jadi mudah buat diikutin, terus juga ceritanya tetap seru.
Rasanya kali ini cukup emosional. Kali ini agak beda dari sebelumnya ya. Memang lucunya itu tetap dapat, tapi untuk jalan ceritanya itu menurut aku agak serius sedikit ya dibandingkan sebelum-sebelumnya dan malah lebih emosional. Yang seperti ini malah bikin penasaran selanjutnya bakal kayak gimana.
Lucu banget mereka semua. Manis dan hangat gitu ya. Walau mungkin kalau dilihat episode ini aja memang sikap Nao kurang, tapi menurutku itu wajar. Dan juga selalu terkocak episode ini ya si Sumi, bener-bener puncak komedi banget
Nyambung banget semuanya karena episode ini. Bener-bener ceritanya oke banget sih. Apalagi ada hint-hint kecil yang bikin jadi manis banget lihat episode ini. Jadi nggak hanya lucu, tapi hangat juga. Interaksi sama mamahnya Ink juga cukup emosional.
Pak tuanya kocak banget. Trus ya aku baru sadar di sini itu emang konsepnya mau segenting atau seserius apa pun situasinya, nggak bakal berasa serius deh. Karena ya tokohnya imut-imut jadi bikin salah fokus. Dan satu hal lagi, aku baru sadar kalau anime ini banyak fanservice-nya, gara-gara saking seringnya salah fokus jadi baru nyadar.
Kocak banget dah Sumi-chan. Sampai kebawa mimpi segala. Mana kostumnya kucing jantan dibikin detail lagi. Sampai teman-temannya pada bengong. Pelayannya juga kocak banget. Menghibur banget
Tingkah-tingkahnya tetap kocak dan karakter-karakter pendukungnya juga ikutan kocak semuanya. Terus di sini juga emang konfliknya nggak yang berat, jadi santai sambil diselingi sama komedi. Jadi tetep seru buat ditonton.
Lucu banget dan absurd banget. Sebenarnya pas di awal emang aku kira juga karakternya kayak bukan sesuai umurnya karena emang imut-imut banget. Terus di sini fun juga, semuanya itu kocak-kocak gitu. Dari awal ini pengenalannya udah kelihatan banget sih, karakternya cukup kuat.
A spectacular, heartwarming season finale that wraps up the parody journey with immense warmth. The visual production goes completely all-out, drenching the final campus walkway in bright, hopeful lens flares and drifting cherry blossom petals, ending the academic magical girl year on a high note.
A high-fidelity, emotionally resonant battle against magical oblivion. The animators maximize the budget during the ultimate spell-casting clash, filling the screen with blazing laser tracks, shattering mirror matrices, and brilliant rainbow-colored energy wakes that perfectly balance the show's signature school-testing motif.
Shocking apocalyptic escalation turns the visual tone into a high-stakes action battle. The graphics feature a heavy, purple void filter that cracks the sky and bathes the city streets in a truly eerie, destructive glow. The tracking shots follow flying magical girls weaving around crumbling concrete structures with great cinematic speed.
Deep emotional stakes and character growth take focus inside a quiet village setting. The visual direction utilizes gorgeous wide shots of grassy rural hillsides and soft evening sunsets. The peaceful afternoon light offers a comforting but brief escape before a massive dark magical anomaly begins gathering on the horizon.
A brilliant, fourth-wall-breaking studio meta-comedy. The visual framing switches hilariously to a dim, smoke-filled production boardroom layout, casting heavy shadows over stressed anime producers. The graphics deliberately drop in quality and shift art styles on purpose to mock the frantic struggles of an animation team running out of money.
A festive celebration of high school culture with a spooky, playful layout. The scenery transitions beautifully into a dark, lantern-lit classroom interior decorated with paper ghosts and fake cobwebs. The visual direction tracks the chaotic arrival of magical intruders breaking through the cardboard props.
Tense romantic comedy inside a highly structured urban environment. The background artwork of the city amusement park is spectacular, featuring spinning ferris wheels and detailed gift shops. The animators use soft, glowing pastel overlays to comically exaggerate Ink’s intense panic during her first outing.
A highly stylized, surrealistic space-time detour. The visual production leaves normal city settings behind, utilizing swirling purple sky gradients and distorted architecture to show different dimensions clashing. The combat graphics look fantastic, emphasizing the immense, comical scale of a giant mythological entity being summoned into a schoolyard.
Moetan
More DetailsRadar5
Choose what you want to review:
a single episode or the full anime.







