Jormungand Season 2: Perfect Order
Oshimeter
Synopsis
Still in pursuit of her ambitious goal, ingenious arms dealer Koko Hekmatyar, inexpressive child soldier Jonathan “Jonah” Mar, and the rest of their squad continue their mercenary activities. From professional assassins to private militaries, the group's work constantly puts them in the face of danger. But internal conflicts soon arise after Renato "R" Socci, one of Koko's bodyguards, is revealed to be an undercover agent for "Operation Undershaft"—a plan devised by the CIA to infiltrate HCLI and exploit Koko as a tool. Shocked by his betrayal, Koko's leadership is needed now more than ever to rally her squad and rebuild their foundation of trust before they are torn apart. Jormungand: Perfect Order follows Koko and the rest of her crew as they take on persistent adversaries, overcome internal struggles, and make Koko's vision of world peace a reality—where everything is in perfect order.
Episode Guide
Characters
Koko Hekmatyar
Ruthless arms dealer Koko Hekmatyar hides her true emotions behind a bubbly facade, fiercely loyal to her team.
Munoz Anastasia
Jonathan Mar
Child soldier Jonathan Mar, skilled fighter, hates weapons but works for arms dealer Koko Hekmatyar to protect orphans.
Solusod Micah
Community Feed
Loading…
Sebenarnya episode ini komplet banget dan memuaskan. Di sini juga semuanya benar-benar terasa lebih dewasa, apalagi lewat adegan-adegannya. Episode ini malah nggak kerasa seperti episode 12, tapi lebih kayak episode baru atau OVA yang berbeda. Meskipun begitu, tetap menyenangkan untuk ditonton dan ceritanya tetap nyambung.
Rencananya nggak ketebak sama sekali. Benar-benar satisfying buat ditonton. Di sini semua karakternya benar-benar berkembang dengan baik. Semuanya jadi pribadi yang kuat, nggak ada yang menye-menye, jadi puas banget nontonnya. Peran karakter-karakter pendukungnya juga makin memperkuat karakter utama tanpa kehilangan ciri khas masing-masing. Seru banget!
Wow, OP banget sih. Minus dikit aja, menurutku bagian additional fanservice agak kurang tepat penempatannya, padahal udah keren banget. Overall, enjoy banget sama episode ini karena psikologis karakternya benar-benar dimainin dengan bagus.
Perkembangan karakter di episode ini cukup bagus menurutku. Rasa kekeluargaan mereka juga udah erat banget. Di tahap ini, semua orang udah saling percaya satu sama lain, jadi suasananya terasa cukup emosional.
Episode ini kayak jadi jembatan buat memperkuat interaksi para karakter sekaligus menuju konflik yang mungkin bakal lebih besar lagi. Tapi di sini juga banyak momen kocak yang diselipin, dan menurutku lucunya nggak terasa dipaksakan. Apalagi pas Schokolade ketawa, itu kayak micin, menular banget sih.
Saat ini cukup slow ya, dan di episode ini nggak terlalu banyak konflik. Justru di sini adalah waktu yang tepat untuk mengenal para karakter dan juga masa lalu mereka. Terus juga mulai diperlihatkan hubungan antar karakternya, yang interaksinya lucu dan seru buat diikuti.
View-nya bagus ya, dan masih terasa vibes sesuai areanya. Detail kecil kayak pakaiannya juga disesuaikan, begitu juga hiasan di dinding restorannya, sesuai banget sama daerah khasnya. Kelihatan banyak riset, dan hasilnya bagus. Untuk keseluruhan, pacing episode ini juga bagus dan nggak mengganggu. Walaupun di tengah padat banget, tetap dikasih penyelesaian dan jeda yang tenang di akhir, jadi semuanya tetap nyambung.
Seruu ih. Mana musiknya juga pas banget, niat banget sih menurutku, kaya authentic gitu. Terus juga adegan-adegan berantemnya satisfying karena musiknya benar-benar mendukung setiap momennya.
Lagi mikirin gimana perasaan Jonah. Buat episode ini isinya agak bikin sedih dikit dan penuh kenangan banget. Terus juga kali ini lebih fokus ke hubungan antar karakter dan orang-orang di sekitarnya, jadi agak lebih santai.
Wadaw, savage bener deh Koko. Aku suka banget episode ini, tapi juga agak sebel sama beberapa karakter. Itu tandanya emosinya nyampe banget di episode ini, dan nggak terasa dipaksakan.
Rasanya di episode ini penuh tekanan ya, dari masa lalu karakternya, konfliknya, sampai hubungan antar karakternya. Semuanya kayak saling clash dan penuh konflik. Jadinya bikin suasananya terasa berat banget. Walaupun udah dibikin agak santai di beberapa bagian, menurutku tetap cukup berat.
Intro awal nonton tuh udah wahh banget. Terus ceritanya juga seru walaupun agak bikin mikir dikit, kayak ada konspirasi di baliknya. Meskipun gitu, tetap diselingi bercanda. Terus seperti biasa visualnya oke banget.
Agak unik ya bagaimana episode penutup ini lompat dua tahun setelah nya yg bikin pace nya sangat terasa berbeda. Adegan peluncuran roket di Kosmodrom Baikonur II jadi salah satu visual paling megah di seluruh series. Akhir yg cukup bagus untuk anime ini
Gila sih konflik internal ini jauh lebih berat secara dialog dibanding aksi tembak tembakan. Bagaimana momen perang emosional dan ideologis antara Koko dan tim nya. Ekspresi wajah jadi elemen visual paling penting di sini . Senyum Koko yang tetap terpasang meski membicarakan hal mengerikan jadi salah satu visual paling ikonik.
Pertarungan akhirnya hadir lagi kali ini secara besar besaran dibuka nyaris sekali tanpa jeda ditambah dengan momen psikologis yg sangat berat. One of the best episode karena memadukan semual elemen yaitu Aksi, Drama dan World building secara bersamaan.
Permainan spy dan spionase serta nuansa thriller sangat kental di episode ini, Episode ini bergerak lambat tapi padat, nyaris tiap dialog dan detail kecil punya bobot penting, bukan sekadar filler. Kontras antara suasana santai tempat pertemuan dengan isi obrolan yang sebenarnya mengerikan bikin tensinya makin terasa.
Di episode ini suasana jauh lebih intim dan banyak teka teki misteri. Cerita mulai lagi mengumpulkan benang merah sudah dibangun sebelumnya, Ritmenya juga lebih lambat karena berfokus pada percakapan dan pengungkapan motif karakter.
Tidak ada konflik yg berarti dan pace nya jauh lebih santai bagimana tentang tim koko yg sedang mengawal konvoi truk. Berlatar tempat di Irak pasca Perang Teluk, episode ini punya nuansa Wild West yg kental,tentara bayaran korporat berkeliaran, warga sipil jadi korban, tapi anehnya dibawakan dengan sentuhan komedi meskipun maksa dan berat.
Salah satu momen aksi paling seru adalah saat adegan kejar kejaran mobil dan ada bantuan dari helikopter menjadi momen yg paling wow. Pace di episode ini cukup balance dibanding episode sebelumnya.
Nuansa tegang sudah terbangun sejak awal, penjelasan latar belakang unit SR begitu lambat secara pace nya tetapi begitu masuk Jakarta semua berbalik 180 derajat yg awalnya santai menjadi cepat dan brutal lewat serangkaian aksi secara berturut-turut. Detail senjata seperti pedang lentur yang dipakai juga digambar dengan cukup akurat secara desain.
Jormungand Season 2: Perfect Order
More DetailsRadar5
Choose what you want to review:
a single episode or the full anime.







